Ketemu Nemo di Gili Ketapang! (Part 1)

Sudah pernah dengar soal Gili Ketapang? Nah jika belum, kamu wajib baca cerita Ditha sampe habis karena dalam waktu kurang dari dua minggu Ditha udah ke sana dua kali! wkwkwkwk

Waktu itu 28 Oktober 2018, pertama kalinya aku…

Jika kamu berpikir Gili Ketapang berada di Madura atau Banyuwangi maka kamu salah besar. Secara administratif pulau yang dihuni oleh 7.600 jiwa ini berada di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Awal mula bisa sampai di Gili Ketapang ini super dadakan. Sabtu malam, si Yanto nelpon ngajakin ke Gili Ketapang. Tanpa pikir panjang, aku cuma mengiyakan saja tanpa tau Gili Ketapang ini di mana lol. Baru setelah telepon terputus langsung kepoin instagram dan excited karena bisa buat snorkeling.

Jadilah kami berangkat dari rumah sekitar pukul 05:00 WIB dan tiba di Probolinggo kurang lebih pukul 07:00. Kami berhenti sebentar untuk sarapan di Rawon Nguling yang ternyata rasanya di luar dugaan, hiks. Setelah sarapan kami melanjutkan perjalan ke Pelabuhan Tanjung Tembaga.

Sesampainya di pelabuhan, kami disambut oleh petugas pelabuhan lalu diarahkan ke travel agent yg stand by di sana. Untuk menuju ke Gili Ketapang, kamu bisa menyiapkan uang Rp. 90.000 per orang per paketnya. Biaya tersebut sudah termasuk tiket kapal penyebrangan pergi-pulang, sarapan / makan siang, dokumentasi, serta sewa pelampung dan alat snorkeling. Jika ingin menambah biaya asuransi tinggal nambah Rp. 5000,-.

Tapi, jika kamu tidak ingin snorkeling dan hanya ingin main-main di pantai dan mengeksplore Gili Ketapang, kamu cukup merogoh kocek Rp. 20.000,- untuk biaya kapal penyebrangan pergi-pulang tanpa ada tambahan biaya retribusi masuk ke Gili Ketapang.

img_20181028_082111
Naik kapal penyebrangan dari Pelabuhan Tanjung Tembaga

Penyebrangan sendiri memakan waktu kurang lebih 20-30 menit. Sesampainya di sana kami sedikit kebingungan begitu ditanya ikut rombongan siapa. Tak satupun dari kami tau siapa nama tour guide kami. Bagus! Seketika langsung ngomel lah aku sama Yanto, karena dari semalam sudah kutanya apakah harus booking dan sebagainya, dia cuma bilang suruh bawa baju ganti +_+.

Kami sempat terlantar beberapa saat hingga akhirnya kami mendapatkan tour guide yang sangat friendly dan baik hati. Sedikit tips buat kamu yang berencana liburan ke Gili Ketapang, lebih baik booking dulu ya biar di sana langsung ditangani dengan baik. Kamu bisa memilih agen perjalanan via instagram atau bisa pakai agen perjalanan yg kami gunakan (nanti akan diinfo di akhir).

Oh iya selain Yanto, Iin, Agung beserta istri barunya (baru menikah maksudnya) Maul dan kru Star Jaya Trophy juga ikut meramaikan liburan kami waktu itu. Setelah ngobrol dan begejekan sebentar, waktu snorkeling pun tiba. Ga lupa, sebelum menyentuh air laut, kami eksis dulu di depan gapura bertuliskan Gili Ketapang bersama dengan rombongan.

img-20181028-wa0029-01

Kira-kira kami naik pukul 13:00 WIB, wahh akhirnya bisa snorkeling lagi setelah sekian lama dari Menjangan. Spot snorkeling kami berada tak jauh dari bibir pantai Gili Ketapang. Untuk first impression terhadap alam bawah lautnya sih lumayan, masih ada beberapa terumbu karang yang rusak. Untuk biota lautnya lumayan beragam, tapi maaf banget nih aku ga bisa menyebutkan namanya satu-satu karena ga tau namanya T_T. Cuma satu yang Ditha kenal, ikan badut alias Nemo! Akhirnya ketemu Nemo walau tidak muncul di foto sama sekali wkwkkwk.

And here is the clip of me snorkeling in Gili Ketapang.

 

Kami kira kami cukup beruntung hari itu. Cuaca cerah, airnya juga jernih sekali dan kami dapat tour guide yang super baik! Harusnya sih paketan kami cuma dapet dokumentasi foto, tapi ngga ngerti gimana ceritanya Ditha dipanggil buat foto lagi (ngomongnya gitu). Karena kesenengan jadi ya nurut aja biarpun kuping budheg sebelah. Jadi waktu guidenya ngomong divideo yah, aku jawab “ga tau pak”. “Gini mbak, jangan bilang temen-temennya ya, ini mbak mau saya video. soalnya mbak tahan di dalam lama.” Lalu aku meringis karena baru mudeng hahahaha. Maka jadilah video di atas dengan arahan pak sutradara yang nyuruh dadah-dadah dan kiss bye.

Setelah snorkeling dan foto underwater, kami diajak buat foto grup membentuk lingkaran yang hasilnya seperti ini.

img-20181029-wa0018-01

Sebenernya kami datang ber-sebelas orang, dengan sembilan orang dewasa dan dua anak-anak. Tapi yang nyemplung cuma sembilan orang, dan di foto ini cuma ber-enam karena yang lainnya udah naik ke atas duluan wkwk.

Buset dah ketika difoto ini muka rasanya kebakar benerrrr, padahal udah pakai sunblock SPF 30. Bisa jadi karena aku pakai sunblock dengan SPF rendah dan memang matahari lagi panas-panasnya, ya kali kita mulai pukul 13:00 WIB ya sis. Matahari panas-panasnya kan sekitar pukul 14:00 gitu.

Setelah puas main air, kami langsung kembali ke rest area untuk makan siang. Lalu entah ini ide siapa, muncullah woro-woro ajakan naik banana boat. Awalnya aku ngga mau, tapi karena minimal lima orang maka aku ‘dipaksa’ ikutan. Baiklah, anggapa saja ini jadi pengalaman pertama yang mengasyikkan.

Tapi ternyata….

Semua ini berujung pada tragedi pecahnya tangisanku di tengah laut! Baca lanjutan kisahnya di Tragedi Banana Boat.

========================================================================

Nah, buat rangkuman biaya dan kontak tour guidenya bisa disimak di bawah ini yah guys!

RANGKUMAN BIAYA

  1. Paket Gili Ketapang (tanpa video dan asuransi) : 90.000
  2. Tambah video drone + edit : 550.000 (tapi kami ga ambil, sekedar info aja)
  3. Parkir mobil : 10.000
  4. Banana Boat: 50.000/orang ; minimal 5 orang
  5. Toilet : Mandi 4.000 ; kencing 2.000

Kontak tour guide kami : Pak Slamet 085815442830

See you in the next story!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s